Miris.! Seorang Ibu di Surabaya Jadi Korban Kekerasan Oleh Anak Kandungannya Sendiri


    SURABAYA||POJOK FAKTA ONLINE

Seorang ibu di Jalan Dukuh Bulak Banteng Sekolah 3-A No.4 Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya terpaksa kini harus melaporkan anak kandungnya ke Polisi akibat sering main tangan.

Pelaku yang di laporkan bernama Mustopa anak nomor enam dari korban, Naliyeh. Pelaku dilaporkan ke Polsek Kenjeran lantaran melakukan penganiayaan dengan cara di pukul dan di hantam batu paving.

Mustopa di laporkan, pada hari Sabtu (03/01/2026) sekitar pukul 03:00 WIB. Korban yang melaporkan adalah Kaka kandung dari pelaku yaitu. Siti Sofiyah (32) tinggal di Sidoarjo.

Menurut keterangan Sofiyah (kakak) pelaku mengatakan awalnya dirinya mendapatkan laporan dari keponakannya. bahwa Bibi Naliyeh. ibu saya telah dipukul oleh Mustopa yaitu adik saya sendiri dengan menggunakan batu dan tangannya.

Karena saya posisi ada di Sidoarjo, saya mencoba menghubungi adik saya (pelaku) melalui selulernya, namun. HP milik pelaku tidak dapat di hubungi (gak aktif) sehingga saya harus pulang ke rumah ibu.

"Setalah saya tanya ternyata benar ibu mengaku telah di pukul sama Mustopa dengan menggunakan tangan dan batu." Jelas Sofiyah. Minggu (04/01).

Lanjut Sofiyah. Saat itu saya tidak mendengarkan sepihak atas pemukulan yang dilakukan oleh adiknya, namun begitu saya menanyakan kepada Usman tetangganya disamping rumah, disitu saya percaya sehingga dengan perbuatan adik saya ini tidak ada maaf karena sudah menyakiti ibu.

"Atas perbuatannya itu saya datang ke Polsek Kenjeran untuk membuat laporan dan di kantor polisi saya mendapatkan surat laporan polisi Nomor LP/B/03/2026/SPKT Polsek Kenjeran/ Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Polda Jatim." Katanya.

Lanjut Sofiyah menjelaskan pemicu penganiayaan ini berdasarkan adanya uang yang di pinjam oleh ibu sebesar 700.000.- ketika pelaku berada di Brunai untuk bekerja. Uang tersebut saat itu oleh ibu dipergunakan untuk membeli kramik .

"Tepi uang pelaku sudah dikembalikan dengan tiga kali diangsur, namun. pelaku terus meminta uang tersebut sehingga ibu yang sudah rentan ini dipukul dan di lempar dengan batu oleh pelaku." Ujarnya.

Tambah Sofiyah, pelaku melakukan pemukulan bukan beru kali ini, korban mendapatkan kekerasan sejak ayah masih hidup, kalau dihitung-hitung mulai dulu sekitar 14 tahun berturut-turut ibu dipukul oleh pelaku.

"Tak hanya itu, menurut saya Mustopa ini sudah tidak waras, supaya ada efek jera maka saya laporkan pelaku ke Polsek Kenjeran, kasus sebelumnya sudah pernah dilaporkan namun tidak ada tindakan dari pihak kepolisian bahkan laporan sudah tiga kali dilakukan." Imbuhnya Sofiyah.

Dari kejadian ini saya meminta kepada penegak hukum supaya segera menangkap pelaku dan Polsek Kenjeran harus benar-benar menegakkan keadilan yang salah harus di proses.

"Saya tidak ada lain yang di minta selain meminta untuk menangkap pelaku Mustopa. supaya dengan peristiwa yang menimpa terhadap ibu saya sudah tidak ada toleransi karena ini sudah keputusan saya dan ke enam saudara lainya." Tutupnya

Red/Ubaidillah

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama