Team Santos Surabaya Juara Bersama Lomba Merpati Sprint di Sampang


 SURABAYA, POJOK FAKTA ONLINE

Gelaran lomba merpati balap sprint yang berlangsung di lapangan Poltera, Kabupaten Sampang, menjadi ajang unjuk kecepatan dan ketangkasan bagi para penghobi burung balap dari berbagai daerah. 

Dalam kompetisi penuh gengsi tersebut, Team Santos milik H. Imam asal Surabaya berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara bersama setelah mencatat waktu yang sama di babak final dengan salah satu tim Sertu Emas dari Madura. 

Suasana lapangan Poltera tampak dipenuhi antusiasme penonton yang menyaksikan deretan merpati balap melesat cepat di udara menuju garis finis. Tak hanya menjadi hiburan rakyat, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antar pecinta merpati lintas daerah.

Arip, salah satu anggota Team Santos yang juga berprofesi sebagai perawat, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian timnya. 

Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja sama dan latihan rutin yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir. 

“Kami tidak menyangka bisa tembus sampai babak final, apalagi menjadi juara bersama. Ini hasil kerja keras semua anggota tim dan dukungan dari H. Imam selaku pemilik,” ujar Arip, Rabu (28/01/2025). 

Ia menambahkan, lomba di Sampang kali ini berlangsung sangat ketat dan kompetitif. Burung-burung terbaik dari berbagai kota menunjukkan performa maksimal. 

“Tim lain juga luar biasa. Perbedaan waktunya sangat tipis. Kami bersyukur juri memutuskan hasil seri karena memang sulit menentukan siapa yang lebih unggul,” tambahnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Arip menilai kegiatan seperti ini juga memiliki nilai positif bagi masyarakat. 

“Lomba merpati balap bukan hanya sekadar hobi, tapi juga melatih kesabaran dan kedisiplinan. Banyak anak muda yang kini mulai tertarik karena melihat semangat dan sportivitas yang ditunjukkan para peserta,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan Team Santos menjadi bukti bahwa kerja keras dan kebersamaan adalah kunci utama dalam meraih hasil terbaik. 

“Kami dari Surabaya datang jauh-jauh bukan hanya untuk menang, tapi juga untuk belajar dan menambah saudara. Di dunia merpati, yang paling penting adalah silaturahmi dan saling menghargai,” tutur Arip.

(Red)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama