SURABAYA|POJOK FAKTA ONLINE
Suasana penuh keakraban dalam kegiatan jaring aspirasi masyarakat (reses) anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Malik, yang digelar di kawasan Tenggumung Baru Mulya 3 RT 06/RW 09, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Jumat malam (29/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu dihadiri ratusan warga bersama tokoh masyarakat setempat. Dalam reses tersebut, berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat disampaikan secara langsung kepada Abdul Malik, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan hingga kebutuhan sosial masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RT 06 Kamijo, Ketua RW 09 Abah Bowo, tokoh agama Ustad Mahfud dan Ustad Holili, serta sejumlah warga yang antusias mengikuti jalannya dialog.
Dalam sambutannya, Ketua RT 06 Kamijo berharap aspirasi masyarakat di wilayah Tenggumung Baru Mulya dapat menjadi perhatian pemerintah melalui dukungan DPRD Kota Surabaya.
“Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa terus diperjuangkan dan mendapat solusi nyata,” ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi warga, Abdul Malik menjelaskan sejumlah program Pemerintah Kota Surabaya yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Sebagai anggota Komisi D DPRD Surabaya yang membidangi kesejahteraan rakyat, Abdul Malik menegaskan pihaknya terus mendorong peningkatan pelayanan publik agar lebih mudah diakses masyarakat.
Pada bidang pendidikan, ia menyoroti pentingnya penambahan fasilitas sekolah, terutama SMP negeri, guna mengatasi persoalan zonasi dan keterbatasan daya tampung siswa.
Selain itu, Abdul Malik juga mengingatkan agar sekolah negeri tidak melakukan pungutan kepada siswa maupun wali murid di luar ketentuan yang berlaku.
“Kalau masih ada sekolah negeri yang membebani wali murid dengan pungutan, tentu akan menjadi perhatian serius DPRD,” tegasnya di hadapan warga.
Tak hanya itu, ia turut memaparkan sejumlah program pendidikan dari Pemkot Surabaya, seperti bantuan bagi pelajar penghafal Al-Qur’an hingga program Beasiswa Pemuda Tangguh bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, masyarakat harus mengetahui berbagai program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga yang membutuhkan.
Sementara di sektor kesehatan, Abdul Malik meminta warga tidak ragu untuk mencari pendampingan apabila mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan maupun bantuan sosial.
Ia juga mempersilakan masyarakat untuk berkoordinasi melalui pengurus lingkungan maupun Posko Tretan Abdul Malik guna mendapatkan informasi dan pendampingan yang dibutuhkan.
“Kami ingin masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan dan tidak bingung ketika menghadapi persoalan kesehatan maupun sosial,” katanya.
Melalui kegiatan reses tersebut, Abdul Malik berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kebutuhan warga bisa diperjuangkan secara maksimal
(Irfanali)
