SURABAYA, POJOK FAKTA ONLINE
Sekolahan KHM. NUR Surabaya kedatangan kunjungan dari siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ghozali. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan metode belajar berbasis riset dan pengamatan langsung kepada para siswa, agar mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melihat pengetahuan dari realitas di sekitarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan bagaimana cara mengamati lingkungan dan mengolah data dari hasil pengamatan menjadi pengetahuan yang bermakna.
Menurut dari pihak pendamping kegiatan, Khoirul Anam menyampaikan, pembelajaran berbasis riset ini penting untuk membentuk pola pikir yang matang sejak dini.
“Kami ingin anak-anak memiliki pemikiran yang jelas dan bisa melihat pengetahuan dari sisi pengamatan, bukan sekadar teori,” ujarnya, Sabtu (31/01/2026).
Peserta kegiatan ini merupakan siswa kelas 4 dan kelas 5 MI Al-Ghozali. Pemilihan tingkat tersebut dinilai tepat karena usia mereka dianggap sedang berada dalam masa pertumbuhan pemikiran dan karakter.
“Di usia ini mereka belajar menata hidup, mengenal nilai-nilai, dan menatap masa depan dengan lebih baik,” imbuhnya.
Selain berorientasi pada pembelajaran riset, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari ekstrakurikuler wajib, yakni Pramuka.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dan kemandirian di lapangan.
“Pramuka bukan hanya teori, tapi juga pengalaman langsung di lapangan,” jelas narasumber.
Sekolah KHM. NUR melalui Siti Suhriyah, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut.
Ia menilai kegiatan semacam ini sangat positif untuk menumbuhkan semangat belajar anak-anak sejak dini.
“Kami menyambut baik kunjungan dari MI Al-Ghozali. Kami berharap kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan dan menjadi wadah bagi siswa untuk belajar langsung dari lingkungan nyata,” ujar Suhriyah.
(Red)
